

JAKARTA – PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), salah satu pemegang saham PT Bank Nano Syariah atau Nanobank Syariah, berhasil masuk dalam jajaran 35 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 edisi 2026. SMMA menempati peringkat ke-35, naik 16 posisi dari peringkat ke-51 pada edisi sebelumnya.
Pencapaian tersebut didukung oleh pertumbuhan pendapatan perusahaan yang mencapai Rp36,60 triliun sepanjang 2025. Angka ini meningkat 34,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan perkembangan bisnis SMMA di industri jasa keuangan.
Fortune Indonesia 100 merupakan daftar tahunan yang memeringkat 100 perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan pada tahun fiskal sebelumnya. Dalam edisi 2026, daftar tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan perusahaan-perusahaan dengan skala bisnis terbesar di Tanah Air.
Bagian dari Ekosistem Jasa Keuangan Sinar Mas
SMMA merupakan bagian dari ekosistem jasa keuangan Sinar Mas yang memiliki bisnis di berbagai sektor, termasuk perbankan, asuransi, sekuritas, pembiayaan, dan teknologi finansial.
Dalam ekosistem tersebut, SMMA tercatat memiliki 25 persen saham Nanobank Syariah. Sementara itu, 51 persen saham dimiliki PT Bank Sinarmas Tbk dan 24 persen oleh PT Asuransi Sinar Mas.
Kehadiran Nanobank Syariah menjadi bagian dari pengembangan bisnis perbankan dalam ekosistem jasa keuangan Sinar Mas, yang mencakup layanan perbankan konvensional maupun syariah.